Seputar Peradilan
Senin, 13 April 2026. Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin kembali melaksanakan kegiatan Pembinaan Mental sebagai upaya penguatan nilai spiritual dan integritas aparatur peradilan. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Frizky Febrilian, S.I.P. dan dipandu oleh Nadia Athifa, S.Psi., M.Psi. kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Drs. Faisol Chadid. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan bahwa nilai kejujuran merupakan fondasi utama dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam menjalankan tugas, berinteraksi dengan sesama, maupun dalam pengabdian kepada masyarakat. Kejujuran bukan sekadar sikap, tetapi cerminan integritas diri yang akan membentuk kepercayaan, keteladanan, serta keberkahan dalam setiap pekerjaan yang dilakukan. Dengan memegang teguh nilai kejujuran, seseorang akan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjauhkan diri dari perbuatan yang merugikan, serta menghadirkan kebaikan yang berdampak luas bagi lingkungan sekitar. Melalui kegiatan pembinaan mental ini, diharapkan dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa syukur serta memperkuat komitmen aparatur peradilan agama dalam menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan penuh keikhlasan.



