Hakim Tinggi :”Tidak Memiliki Rasa Malu, Tidak Ada Harga Diri “



apel2

 

“Jika seseorang sudah tidak memiliki rasa malu maka tidak ada lagi harga diri yang ada dalam dirinya” ungkap Drs. Izzuddin HM, S. H, M. H, Hakim Tinggi PTA Banjarmasin ketika memberikan amanat pada apel pagi senin (15/2) di halaman utama PTA Banjarmasin.
Hal tersebut diungkapkan beliau menanggapai ramainya pemberitaan mengenai tertangkap tangannya pejabat Mahkamah Agung oleh KPK.
Beliau mengaku prihatin dan kembali mengingatkan pentingnya pengamalan budaya malu mengingat budaya malu ini sudah mulai ditinggalkan.

 

apel 3
“Dengan budaya malu kita harapkan bisa memperbaiki kualitas kehidupan kita,” ungkapnya.
Beliau menceritakan pengalaman pribadi beliua ketika bertemu dengan seorang yang berprofesi sebagai perbaikan sol sepatu yang memberikan hikmah agar menjalani hidup dengan bahagia.

 

apel 1
“Hidup itu sebenarnya bisa tenang dan bahagia jika kita bisa memiliki 4 hal, yakni punya komitmen, memiliki pekerjaan yang tetap dan halal, memiliki pasangan yang setia dan yang terakhir Ikhlas”terangnya.
Menurutnya gaya hidup terkadang menjadi pemicu terjadinya korupsi. Mereka seringkali melakukan korupsi untuk memenuhi kebutuhan hidup yang diciptakannya sendiri. Untuk itu malu akan menyelamatkan manusia dari kerakusannya sendiri.

“Jika Seseorang sudah tidak memiliki rasa malu maka tidak ada lagi harga diri yang ada dalam dirinya” tutupnya.

Seperti biasa Apel pagi yang rutin dilaksanakan setiap senin ini Apel ini diikuti oleh Ketua, Wakil Ketua, segenap Jajaran Hakim Tinggi, pejabat Kepaniteraan dan Kesekretariatan dan Staff PTA Banjarmasin.

Baca juga

Bagikan Share on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+0Pin on Pinterest0Print this pageEmail this to someone
Tags: 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

5 × 4 =